Aksi Humanis Kapolda Papua Tengah, Beri Pesan Menyentuh Polidik
Aksi turun ke jalan ini merupakan bagian dari program Quick Wins Kapolri untuk menjamin rasa aman di ruang publik, sekaligus menyukseskan program Polisi Peduli Pendidikan (Polidik).
Pencarian
3125 artikel cocok dengan pencarian Anda.
Aksi turun ke jalan ini merupakan bagian dari program Quick Wins Kapolri untuk menjamin rasa aman di ruang publik, sekaligus menyukseskan program Polisi Peduli Pendidikan (Polidik).
Bupati Elvis Tabuni hadir langsung dalam agenda tersebut bersama sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).
Sujatinah dinobatkan sebagai penerima kategori The Best Woman Leader in Indigenous Women’s Economic Empowerment, Stunting Reduction Pioneer, and Community Transformation atau Pemimpin Perempuan Terbaik dalam Pemberdayaan Ekonomi Perempuan Adat, Pionir Penurunan Stunting dan Transformasi Masyarakat.
Dalam amanatnya, Kapolda menyampaikan tiga pesan penting yang menjadi perhatian bersama, khususnya bagi generasi muda.
“Pada usia ke-16 tahun ini, SMK Kesehatan Anigou Nabire telah menamatkan 1.000 orang lebih lulusan,” ungkap Yosafat.
“Ini mungkin pertama GBGP bisa kumpul bersama-sama di tempat ini, artinya kita adalah pelaku dan pembuat sejarah dan kita bersatu demi membangun gereja yang lebih maju dan baik ke depan,” ujarnya.
Dukungan tersebut disampaikan langsung Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Papua Tengah, Alexzander Gobai.
Dalam sambutannya, Gubernur Meki Fritz Nawipa menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, musisi, seniman dan pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan Papua Reggae Festival ke-11.
Peringatan HUT ke-70 GBGP di Tanah Papua mengangkat tema: ‘Bangkit dalam Pengharapan, Menabur dalam Kasih untuk Menjadi Terang’, yang berlandaskan pada Firman Tuhan dalam Kitab Yesaya 60:1.
Menurut Gobay, terdapat empat hak dasar anak yang harus menjadi perhatian bersama, yakni hak kelangsungan hidup, hak perlindungan, hak tumbuh kembang dan hak partisipasi.