DEIYAI – Pemerintah Kabupaten Deiyai melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) menyalurkan 12 jenis bantuan alat pertukangan kayu kepada 30 tukang lokal dari lima distrik.

Langkah strategis di bawah kepemimpinan Mote-Pigome ini bertujuan untuk memperkuat ekonomi kerakyatan serta meningkatkan kemandirian dan pendapatan keluarga di Papua Tengah.

Bantuan alat kerja pertukangan, seperti gerobak, sekop, martelu, gergaji, meter, helm kerja, rompi dan alat pertukangan lainnya, secara resmi diberikan secara simbolis oleh Asisten II Setda Deiyai, Musak Pakage, didampingi Kepala Disnakertrans Deiyai, Ernes Kotouki, Kabag SDM mewakili Bupati Deiyai, Melkianus Mote, bertempat di halaman Kantor Disnakertrans belum lama ini, di Waghete, Deiyai.

Pemberian bantuan tersebut merupakan salah satu langkah pemerintah daerah dalam rangka pemberdayaan masyarakat, untuk mengembangkan diri melalui usaha kemandarian guna meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga.

Dalam kesempatan itu, Musak Pakage melalui sambutannya menyampaikan, Pemkab Deiyai dalam kepemimpinan Mote-Pigome terus memberi perhatian serius terhadap pemberdayaan masyarakat lokal, dalam pengembangan ekonomi kerakyatan, terutama melalui bantuan dan bentuk lainnya.

Pemberian bantuan ini juga sebagai bentuk perhatian dalam penguatan produktifitas ekonomi rakyat, terutma dalam peningkatan pendapatan ekonomi keluarga.

Bantuan itu juga untuk dapat terjawab kebutuhan dalam pengembangan produktifitas kerjanya dan meringankan beban dalam pemenuhan kebutuhan pertukangan dalam pengembangan usaha kemandirian, memperoleh ekonomi keluarganya.

Ke depan pun pasti akan diupayakan pemberian perhatian serius kepada warga lain yang membutuhkan alat pertukangan seperti ini, melalui dinas teknisnya.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans, Ernes Kotouki menambahkan, jumlah alat pertukangan sebanyak 12 jenis. Melalui bantuan ini, dia mengharapkan para tukang lokal di Deiyai dapat kembali mengembangkan bakat keterampilan dan kwalitas kerja bangunan, baik bangunan rumah dan lainnya.

“Pemberian bantuan ini beri peluang untuk mengembangkan bakat pekerjaan bangunan bagi tukang lokal di Deiyai,” katanya

Dia menambahkan, ke depan pun akan diupayaka untuk berdayakan tukang lokal lainnya, agar lewat perhatian seperti ini akan menjadi sarana penunjang terhadap sumber penghasil ekonomi keluarga. (hbb)