Persiapkan ASN Profesional, 1.318 CPNS Deiyai Resmi Ikuti Latsar
Secara rinci, total 1.318 peserta Latsar ini terdiri dari CPNS THK2: 520 orang, CPNS Formasi Umum: 438 orang, CPNS P3K: 134 orang, CPNS Formasi 2024: 77 orang dan CPNS Formasi 2023: 42 orang.

DEIYAI – Pemerintah Kabupaten Deiyai resmi memulai agenda Pelatihan Dasar (Latsar) bagi 1.318 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPK/P3K) di lingkungan pemerintah daerah setempat.
Ribuan aparatur negara ini akan digembleng selama satu bulan lebih untuk membentuk karakter ASN yang disiplin dan profesional. Ribuan peserta tersebut secara resmi telah dilepas oleh Bupati Deiyai, Melkianus Mote, dalam apel bersama yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Deiyai, Tigido, Waghete, pada Rabu (14/10/2026) lalu.
Secara rinci, total 1.318 peserta Latsar ini terdiri dari CPNS THK2: 520 orang, CPNS Formasi Umum: 438 orang, CPNS P3K: 134 orang, CPNS Formasi 2024: 77 orang dan CPNS Formasi 2023: 42 orang.
Mengingat jumlah peserta yang cukup besar, BKPSDM Kabupaten Deiyai membagi pelaksanaan Latsar ke dalam dua wilayah dan waktu yang berbeda, yakni Gelombang I (Nabire): Diikuti oleh 438 CPNS Formasi Umum serta P3K Formasi 2023 dan 2024.
Kegiatan gelombang pertama ini berlangsung selama tiga Minggu, terhitung sejak 28 Oktober hingga minggu pertama November 2026. Sedangkan, Gelombang II (Deiyai): Diikuti oleh 520 CPNS THK2 dan 134 honorer P3K. Pelaksanaan Latsar kelomok ini akan dipusatkan langsung di Kabupaten Deiyai pada November 2026.
Untuk Gelombang I di Nabire, kegiatan secara resmi dibuka oleh Asisten III Setda Deiyai, Daniel Bunai, mewakili Bupati Deiyai di Aula Maranatha, Karang Mulia, Nabire, Provinsi Papua Tengah, Minggu (18/10/2026).
Dalam sambutannya, Asisten III Daniel Bunai menegaskan ASN merupakan ujung tombak dalam menjalankan roda pemerintahan. Oleh karena itu, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui Latsar ini menjadi harga mati.
“Pelaksanaan Latsar ini mengacu pada Peraturan Lembaga Administrasi Negara (LAN) Nomor 1 Tahun 2021. Tujuannya jelas, untuk membentuk PNS yang profesional secara sikap, mental, disiplin dan memegang teguh nilai-nilai dasar ASN,” ujar Daniel Bunai.
Ia berharap seluruh peserta dapat menyerap ilmu dengan sungguh-sungguh agar kelak mampu memberikan pelayanan maksimal di unit kerja masing-masing. “Semua materi yang diberikan oleh para widyaiswara bermuara pada pembentukan kepribadian ASN yang siap kerja dan berintegritas,” tambahnya.
Di sisi lain, Kepala BKPSDM Deiyai, Yusak Adi, melalui Sekretaris BKPSDM Saperius Pekei, menjelaskan selama tiga minggu ke depan, para peserta tidak hanya menerima teori di dalam kelas. Mereka juga akan diterjunkan langsung untuk melakukan praktik lapangan di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Semua pemaparan materi dan jadwal kegiatan akan berjalan ketat sesuai dengan peraturan pelaksanaan Latsar. Kami berharap seluruh rangkaian acara berjalan lancar, aman dan sukses hingga selesai nanti,” pungkas Saperius. (hbb)
Bagikan artikel ini



