Apresiasi Kepemimpinan Magai-Pawennari, Warga Simapitowa Komitmen Dukung Pembangunan di Papua Tengah
Pernyataan tersebut disampaikan oleh sesepuh, sekaligus tokoh yang dituakan dalam kerukunan Simapitowa, Pilipus Tagi, S.Pd., di sela-sela acara peresmian dan pemberkatan Asrama Embun Piyaiye di Nabire, baru-baru ini.

NABIRE – Warga kerukunan Simapitowa (Nabire-Dogiyai) memberikan apresiasi tinggi dan menyatakan rasa bangganya terhadap kepemimpinan Bupati Nabire, Mesak Magai dan Wakil Bupati, Burhanuddin Pawennari.
Sebagai daerah yang dikenal dengan julukan ‘Nusantara Kecil’ karena keberagaman etnisnya, duet kepemimpinan Magai-Pawennari dinilai sukses merangkul seluruh elemen masyarakat, serta membangun sinergitas yang kuat bersama TNI dan Polri demi menjaga kerukunan di Provinsi Papua Tengah.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh sesepuh, sekaligus tokoh yang dituakan dalam kerukunan Simapitowa, Pilipus Tagi, S.Pd., di sela-sela acara peresmian dan pemberkatan Asrama Embun Piyaiye di Nabire, baru-baru ini.
Sebagai informasi, Simapitowa merupakan organisasi sayap dari ikatan SIMAPI yang didirikan dan digerakkan bersama tokoh petani teladan kawasan Siriwini KPR, Niko Petege. Sementara Pilipus Tagi sendiri bergerak membina warga di sekitar kawasan Karang Barat.
Dalam sambutannya saat peresmian asrama, mantan Kepala Distrik Piyaiye era pemerintahan Drs. Anselmus Petrus You ini menyelipkan pesan filosofis yang mendalam bagi generasi muda.
“Filosofinya adalah yang terbelakang bisa menjadi yang terkemuka dan begitu pula sebaliknya. Semua tergantung kerja keras kita,” ungkap Pilipus Tagi.
Dedikasi Pilipus dalam dunia pendidikan di wilayah pedalaman terbukti nyata. Pada masa lalunya, ia sukses membina enam anak daerah untuk menempuh pendidikan guru (PGSD) di Manado. Kini, anak-anak binaannya telah berhasil dan bertugas mengabdi di Sekolah Dasar (SD) Kegata, SD Apogomakida, serta SD Inpres Deneiode di Distrik Piyaiye, Kabupaten Dogiyai.
Lebih lanjut, Pilipus Tagi menyatakan rasa hormat dan salutnya kepada kelompok kaum ibu asal RT 01/RW 10 Transat Wonorejo yang tergabung dalam kerukunan Simapitowa. Mereka aktif mengambil peran sebagai pelopor kebersihan kota untuk menyukseskan program ‘Nabire Berseri’ menuju visi ‘Nabire Nun Biru’ yang awalnya digagas oleh A.P. You.
Ia meminta agar kelompok kaum ibu terus meningkatkan semangat kekeluargaan serta ikut andil menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan.
Hadirnya Asrama Putra dan Putri Embun Piyaiye di Nabire diharapkan menjadi tempat belajar yang aman dan nyaman. Pilipus berpesan agar anak-anak Simapitowa memanfaatkan fasilitas dan kesempatan emas ini dengan baik untuk menyongsong masa depan.
“Anak-anak harus banyak membaca, melatih keberanian dan rajin bekerja agar mampu mengimbangi tantangan Generasi Emas ke depan,” tegasnya menasihati.
Di akhir penyampaiannya, tokoh pensiunan ini memuji kepatuhan dan komitmen pemerintahan Mesak Magai dan Burhanuddin Pawennari dalam menyesuaikan regulasi undang-undang serta menyelaraskan keputusan antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan daerah.
“Kepemimpinan Bupati Mesak Magai dan Wakil Bupati Burhanuddin Pawennari saat ini sangat luar biasa. Komitmen dan disiplin yang mereka terapkan membuat banyak hal yang dulu sulit, kini menjadi mudah demi sebuah perubahan nyata,” terangnya.
Pilipus pun mengajak seluruh warga Simapitowa untuk terus memberikan dukungan penuh terhadap pemerintah serta TNI-Polri. Kerja sama yang harmonis diyakini menjadi kunci utama dalam membangun masa depan Kabupaten Nabire dan Dogiyai yang lebih maju dan aman. (don)
Bagikan artikel ini



