Lompat ke konten utama
Papuapos Sorong

Pencarian

“Marga”

14 artikel cocok dengan pencarian Anda.

Foto berita: Pemerintah Diminta Segera Hentikan Aktivitas Perusahan di Atas Wilayah Adat Marga Moiwend, Gebze dan Kwipalo di Merauke
Papua

Pemerintah Diminta Segera Hentikan Aktivitas Perusahan di Atas Wilayah Adat Marga Moiwend, Gebze dan Kwipalo di Merauke

MERAUKE - Penolakan demi penolakan terus dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat di Papua Selatan terkait Proyek Strategis Nasional swasembada gula dan bio etanol serta program cetak sawah yang dianggap merampas hak hidup masyarakat adat di Papua Selatan dan juga menghilangkan hak masyarakat adat atas hak ulayat. Saat ini setidaknya ada tiga marga yang secara konsisten menolak kehadiran perusahan diatas tanah mereka yaitu marga Kwiplao dari Distrik Jagebob dan juga dua marga dari Distrik Ilwayab yaitu marga Gebze dan Moiwend. Perlu untuk diketahui bahwa Marga Moiwend dan Gebze pada hari Jumat (13/9/24) telah menyurati Uskup Agung Merauke untuk turut menyuarakan penyerobotan dan penggusuran paksa yang dilakukan oleh PT. Jhonlin Group atas hutan dan tanah adat marga Moiwend dan Gebze. Sikap menyurati Keuskupan Agung untuk bersuara karena sikap pasif pemerintah yang tidak menggubris suara-suara penolakan dari masyarakat adat.

Foto berita: Pengusaha OAP Palang Kantor Satker Bina Marga Nabire
Nabire

Pengusaha OAP Palang Kantor Satker Bina Marga Nabire

NABIRE – Puluhan pengusaha Orang Asli Papua (OAP) asal Nabire, mendatangi Kantor Balai Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Jalan dan Jembatan Wilayah VII Nabire, di Jalan Merdeka, Selasa (11/01/2022) pagi. Kedatangan para pengusaha OAP ini meminta Kantor Balai memperhatikan dan memberdayakan pengusaha asli Papua di daerah ini. Dalam aksinya, para pengusaha itu juga sempat melakukan pemalangan kantor itu.