Aksi Humanis Kapolda Papua Tengah, Beri Pesan Menyentuh Polidik
Aksi turun ke jalan ini merupakan bagian dari program Quick Wins Kapolri untuk menjamin rasa aman di ruang publik, sekaligus menyukseskan program Polisi Peduli Pendidikan (Polidik).
Pencarian
305 artikel cocok dengan pencarian Anda.
Aksi turun ke jalan ini merupakan bagian dari program Quick Wins Kapolri untuk menjamin rasa aman di ruang publik, sekaligus menyukseskan program Polisi Peduli Pendidikan (Polidik).
Dalam amanatnya, Kapolda menyampaikan tiga pesan penting yang menjadi perhatian bersama, khususnya bagi generasi muda.
Ajakan tersebut disampaikan Kapolda saat melaksanakan program Minggu Kasih di Gereja GKI Immanuel Kotalama, Kabupaten Nabire, Minggu (18/10/2026).
Kapolda Papua Tengah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada panitia, pihak sekolah, guru, pelatih dan seluruh peserta yang telah mendukung penyelenggaraan kompetisi tersebut.
Dalam amanatnya, Kapolda menekankan transformasi Polri bukan sekadar jargon, melainkan harus diwujudkan dalam aksi nyata di lapangan lewat program prioritas Kapolri ‘Polisi Bersama Masyarakat’.
Penunjukan Semmy menjadi perhatian bagi masyarakat Papua, khususnya Nabire, mengingat ia pernah mengemban tugas sebagai Kapolres Nabire.
Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, mengatakan Kapolda Cup I tidak boleh hanya dipandang sebagai ajang perebutan gelar juara.
“TNI bukan hanya kekuatan pertahanan negara, tetapi juga bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Karena itu, sinergitas TNI dan Polri harus terus diperkuat untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta keutuhan NKRI, khususnya di wilayah Papua Tengah,” ungkap Jermias.
Plt. Kabid Humas Polda Papua Tengah Kompol Henry J. Manurung membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia mengatakan, tim Ditreskrimum Polda Papua Tengah telah diberangkatkan ke Dogiyai untuk memperkuat proses penyelidikan yang dilakukan jajaran Polres Dogiyai.
Momentum ini menjadi tonggak penting bagi korps Bhayangkara di provinsi baru tersebut untuk meneguhkan kembali komitmen menjaga persatuan di tengah kompleksitas keragaman sosial.