Kasus Pencurian dan Pengerusakan Kantor Bupati Intan Jaya Diselediki
Kapolres Intan Jaya Kompol Sofian C. A. Samakori melalui Kasat Reskrim Polres Intan Jaya Ipda Andi Awalludin Arham Putra membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Pencarian
310 artikel cocok dengan pencarian Anda.
Kapolres Intan Jaya Kompol Sofian C. A. Samakori melalui Kasat Reskrim Polres Intan Jaya Ipda Andi Awalludin Arham Putra membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Menurut Kepala Dinas (Kadis) Pemuda dan Olahraga Intan Jaya, Yoakim Mujizau, Jumat (30/10/2026), menyebutkan aksi sabotase ini bukan yang pertama kali terjadi.
SUGAPA – Situasi politik dan keamanan di Kabupaten Intan Jaya kian menghangat menyusul rentetan aksi kriminal yang menyasar simbol wibawa pemerintah daerah. Kantor Bupati Intan Jaya dilaporkan kembali menjadi target pembongkaran, penjarahan hingga upaya pembakaran oleh Orang Tak Dikenal (OTK) baru-baru ini. Beruntung, material bangunan yang dirancang menggunakan bahan anti-api membuat fasilitas vital tersebut gagal hangus sepenuhnya.
Untuk tahap pertama tahun ini, pembangunan rumah kediaman bupati dianggarkan sebesar Rp4,7 miliar dengan target pengerjaan hingga pemasangan rangka baja.
Rangkaian peristiwa tersebut memunculkan dugaan adanya keterkaitan antara kerusuhan dan kebakaran yang terjadi di lingkungan lapas. Namun, pihak yang pertama kali memicu api belum dipastikan sehingga penyebab kebakaran dan pihak yang bertanggung jawab masih perlu diungkap melalui penyelidikan.
Pemindahan tersebut ditandai dengan acara syukuran yang digelar di Gedung KNPI dan dihadiri jajaran pemerintah daerah, Forkopimda, TNI-Polri, tokoh masyarakat serta sejumlah tamu undangan.
Dalam sambutan tertulis Bupati Nabire yang dibacakannya, Burhanuddin menyampaikan apresiasi kepada jajaran Kodim 1705/Nabire atas penggunaan kantor baru tersebut.
Bukan sekadar memantau kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN), Wabup Ayup Pigome justru menemukan potret memprihatinkan terkait sarana pendukung kerja.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembentukan Kantor Imigrasi di Nabire untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.
Polres Dogiyai bersama BKO Brimob Yon A Polda Papua Barat bergerak cepat merespons insiden kebakaran tiga kantor Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Dogiyai. Aparat gabungan menggelar Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), sekaligus melaksanakan Patroli Jarak Jauh berskala besar pada Senin (24/8/2026) guna memulihkan stabilitas keamanan dan mengusut tuntas dugaan sabotase tersebut.