Lompat ke konten utama
Papuapos Sorong

Pencarian

“Turun”

124 artikel cocok dengan pencarian Anda.

Foto berita: 650 Personel Turun Amankan Demo Hari Ini
Nabire

650 Personel Turun Amankan Demo Hari Ini

NABIRE - Mengantisipasi rencana aksi demo tanggal 14 Juli 2022 (hari ini), Polres Nabire menggelar apel pengecekan dan kesiapan pasukan. Apel dipimpin langsung Kapolres Nabire, AKBP I Ketut Suarnaya, Rabu (13/7/2022).

Foto berita: Hasil Ops Patuh: Laka Turun, Pelanggar Naik
Nabire

Hasil Ops Patuh: Laka Turun, Pelanggar Naik

NABIRE - Kepolisian Resor Nabire melalui Satuan Lalu Lintasnya merilis hasil Operasi Patuh Cartenz 2022 usai digelarnya Analisa dan Evaluasi (Anev) yang dilaksanakan Selasa (28/06/2022) kemarin di Aula RBP Mapolres Nabire.

Foto berita: Dinas Penanaman Modal Akan Turun Tertibkan Semua Ijin
Nabire

Dinas Penanaman Modal Akan Turun Tertibkan Semua Ijin

NABIRE - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Nabire, akan turun lapangan menertibkan semua surat–surat ijin. Sebab masih banyak masyarakat Kabupaten Nabire yang beranggapan dan berpikir bahwa untuk mengurus surat ijin usaha akan dipungut biaya.

Foto berita: Dampak Pandemi Corona, Mutu Siswa Turun Dan Nyaris Putus Sekolah
Nabire

Dampak Pandemi Corona, Mutu Siswa Turun Dan Nyaris Putus Sekolah

NABIRE – Akibat (dampak) pandemi virus Corona yang menghantam penduduk dunia, termasuk Indonesia – Papua sejak pertengahan Maret tahun lalu, kualitas belajar anak-anak usia sekolah (mutu siswa) menurun dan nyaris putus sekolah. Dampak dari itu tidak belajar tatap muka di sekolah telah menimbulkan tantangan bagi orang tua, guru, dan siswa itu sendiri dan terjadinya ekspolitasi anak meliputi fisik, emosional dan seksualitas.

Foto berita: DPRD Nabire Minta Disnakertrans “Turun” Awasi Nasib Naker
Nabire

DPRD Nabire Minta Disnakertrans “Turun” Awasi Nasib Naker

NABIRE – DPRD Kabupaten Nabire melalui Komisi B meminta agar Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Nabire untuk “turun” ke lapangan mengawasi tenaga kerja (naker) di daerah. Karena diduga terjadi pengusaha “main” sendiri di lapangan.