Lompat ke konten utama
Papuapos Sorong

Pencarian

“Masyarakat Ada”

41 artikel cocok dengan pencarian Anda.

Foto berita: DPRD Nabire Mediasi Pengusaha Kayu-Masyarakat Adat Dengan Instansi Terkait
Nabire

DPRD Nabire Mediasi Pengusaha Kayu-Masyarakat Adat Dengan Instansi Terkait

NABIRE – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire mediasi pertemuan antara pengusaha kayu dan perwakilan masyarakat pemilik ulayat dengan instansi pemerintah terkait dengan penahanan 50 kontainer kayu olahan asal Nabire di Surabaya oleh tim Penegak Hukum (Gakum), November 2022 lalu. Pertemuan yang digelar di Ruang Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Nabire, dipimpin Wakil Ketua II, Muhamad Iskandar, Senin (27/3), Tim Gakum itu sendiri tidak hadir.

Foto berita: Masyarakat Adat Nabar Minta Kota Nabire Digeser ke Barat
Nabire

Masyarakat Adat Nabar Minta Kota Nabire Digeser ke Barat

NABIRE - Masyarakat adat dari Nabire Barat yakni suku Yeresiam, Yaur dan Umar menyatakan sikap untuk menerima ibukota Nabire bergeser ke Nabire Barat. Dan masyarakat adat 3 suku siap melepas tanah adat untuk kebutuhan lokasi ibukota Nabire, berapapun luasnya yang dibutuhkan pemerintah untuk membngun ibukota. Alasannya, masyarakat adat menerima kota Nabire digeser ke barat karena Nabire sebagai ibukota Provinsi Papua Tengah sehingga cepat atau lambat Nabire akan menjadi Kota Madya. Oleh sebab itu, masyarakat dari 3 suku adat se Nabire Barat menyatakan bersedia melepas tanah adat secara gratis untuk menggeser ibukota Nabire ke barat.

Foto berita: Sukses, Pilkakam Sima Berpola Masyarakat Adat
Nabire

Sukses, Pilkakam Sima Berpola Masyarakat Adat

NABIRE – Kampung Sima, Distrik Teluk Umar sukses melaksanakan pelaksanaan Pemilihan Kepala Kampung (Pilkakam) pekan lalu dengan pola adat. Pilkam di Sima dengan pola pemilihan perwakilan sub suku, dengan menerapkan sistim pemilihan kepala kampung seperti lazimnya.

Foto berita: Masyarakat Adat Diminta Jaga Kerusakan Hutan
Nabire

Masyarakat Adat Diminta Jaga Kerusakan Hutan

NABIRE – Masyarakat Adat yang memiliki hak ulayat atas hutan dan tanah di wilayah Kabupaten Nabire diminta untuk menjaga kerusakan hutan, terutama di daerah aliran sungai (DAS) dan sumber tangkapan air (kepala air). Karena, akibat kerusakan hutan di DAS dan kepala air, akan berdampak pada musibah banjir di wilayah Kabupaten Nabire.

Foto berita: Masyarakat Adat Pesisir Konsolidasi Petisi Saireri
Nabire

Masyarakat Adat Pesisir Konsolidasi Petisi Saireri

NABIRE – Masyarakat adat pesisir Kabupaten Nabire yang terdiri atas 6 suku menghelat konsolidasi masyarakat adat melalui penandatanganan petisi Saireri di Pantai Nabire, Rabu (16/2/22). Konsolidasi tersebut akan dilaksanakan selama 2 hari, yakni tanggal 16-17 Februari 2022.

Foto berita: JDI Diminta Tak Benturkan Aparat dengan Masyarakat Adat
Nabire

JDI Diminta Tak Benturkan Aparat dengan Masyarakat Adat

NABIRE – PT. Jati Darma Indah (JDI) yang beroperasi di Nabire, diminta tidak membenturkan aparat Brimob dengan masyarakat adat pemilik hak ulayat Suku Besar Yerisiam Gua. Hal itu disampaikan juru bicara Suku Besar Yerisiam Gua, Sambena Inggeruhi, Senin (13/12/21).