WAMENA — Misteri tewasnya Aris Sanda, warga asal Toraja, Sulawesi Selatan, yang ditemukan dalam kendaraan terbakar di kawasan Danau Habema, Kabupaten Jayawijaya, mulai diusut secara intensif. Polisi bersama TNI melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sekaligus mengevakuasi jenazah korban, Rabu (16/9/2026).

Olah TKP dilakukan personel gabungan Polres Jayawijaya, Brimob Yon B, Satgas Damai Cartenz dan Satgas Habema. Tim dipimpin langsung Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara, S.I.K.

Kasie Humas Polres Jayawijaya Ipda Darlianto Pabia, S.E., CFrA, dalam keterangannya menjelaskan, tim gabungan tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 13.15 WIT.

Di lokasi sekitar Danau Habema, petugas menemukan satu unit mobil Strada Triton yang hangus terbakar. Kendaraan tersebut berada sekitar 13 meter dari badan jalan.

Sementara itu, jenazah Aris Sanda ditemukan di dalam kabin kendaraan, tepatnya di sekitar kursi kemudi, dalam kondisi mengalami luka bakar berat.

Petugas kemudian melakukan serangkaian tindakan kepolisian di lokasi, mulai dari pengamanan dan sterilisasi TKP, pengamatan situasi, pengukuran, pemotretan, pemeriksaan kendaraan hingga pencarian dan pengamanan barang bukti.

Dari hasil olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya satu butir selongsong amunisi kaliber 5,56 milimeter serta satu buah tas berisi dokumen milik korban berupa SIM A dan STNK kendaraan Strada Triton bernomor polisi PA 8786 A.

Tak berhenti di lokasi penemuan kendaraan dan jenazah, tim gabungan kemudian bergerak menuju lokasi yang diperkirakan menjadi tempat penghadangan.

Lokasi tersebut berjarak sekitar empat kilometer dari tempat kendaraan dan jenazah ditemukan.

Di lokasi yang diduga menjadi titik penghadangan itu, petugas kembali menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut. Barang bukti yang diamankan antara lain pecahan spion kendaraan, satu unit mic radio komunikasi kendaraan, satu kantong plastik berisi kue donat serta tiga buah karet ban dalam.

Setelah seluruh rangkaian olah TKP selesai, jenazah Aris Sanda dievakuasi dan dibawa menuju RSUD Wamena untuk menjalani pemeriksaan medis oleh dokter.

Sekitar pukul 15.25 WIT, tim tiba di ruang jenazah RSUD Wamena.

Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Satriya Bimantara menegaskan, pihaknya masih melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut untuk mengungkap secara terang peristiwa yang menewaskan korban tersebut.

“Kami terus melakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut terhadap peristiwa tersebut, termasuk mengamankan seluruh barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian,” tegasnya.

Polisi masih mendalami rangkaian kejadian, termasuk dugaan penghadangan hingga pembunuhan dan pembakaran kendaraan yang menyebabkan korban meninggal dunia. (Gus)