NABIRE - Bertempat di Gereja Katolik Santo Petrus  Bumi Mulia / SPC memasuki tri (tiga) hari suci perayaan Misa Kamis Putih, 18 April 2019, yang dipimpin oleh Pastor Paroki Nabar Pastor  Injonito Gerry Da Krus Sch.P.Di dalam gereja, dalam kata pembukanya, Pastor menyampaikan, sebelum Hari Raya Paskah mulai Yesus telah tahu, bahwa saat-nya sudah tiba untuk beralih dari dunia ini, karena Bapa. Dikatakan Pastor dalam kotbahnya, hari ini kita memasuki tri hari suci dan merayakan secara agung misteri paskah, diawali dengan Kamis Putih kita mengenangkan perjamuan Tuhan yang menunjuk tradisi perjamuan paskah Yahudi.Bacaan-bacaan hari ini menunjukkan kepada kita arti kurban, persekutuan dan pelayanan kurban domba paskah Yahudi menjadi kurban tubuh dan darah Kristus sendiri dan kemudian menjadi ekaristi kudus.Yesus Kristus membasuh kaki, memberi pengajaran dan kemudian memberikan nyawanya untuk menyerahkannya. Ini adalah pesan Yesus kepada kita hingga apa yang dilaksanakan oleh Yesus selama dia jalan di bumi ini tugas kita dapat melaksanakan di dalam diri sendiri, keluarga, gereja,masyarakat dan dimanapun kita berada, karena Yesus adalah tembok dan jalan bagi kita, selain dari Yesus bagi kami tidak ada jalannya sehingga hal ini perlu dipahami dan kembali ke rumah dapat diremungkan bersama dengan keluarga.Diharapkan kembali ke rumah berdoa, keliling makan bersama didalam satu keluarga itu karena ini suatu tradisi Yesus juga dilaksanakan makan bersama dengan murid-muridnya. Itu kita perlu melaksanakan didalam keluarga agar dapat tercipta suasana kedamaian dan kenyamanan diantara keluarga dapat terwujud.Dan selanjutnya Pastor membasuh kaki 12 umat di SPC hingga ada umat yang benar-benar menyentuh di hati dan pada saat itu terlihat sedang menangis apa yang dilaksanakan oleh Pastor Paroki pada saat itu, maka suasana paskah Kamis Putih di Gereja Katolik Santo Petrus Bumi Mulia/SPC  dapat dilaksanakan tenang, nyaman, damai dan terlaksana dengan baik. (modes)