Kapolda Tutup Turnamen Mini Soccer di Nabire, Pelajar Diingatkan Jauhi Tawuran dan Narkoba
Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, menyampaikan apresiasi kepada panitia, para peserta, pihak sekolah dan masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya turnamen hingga selesai.

NABIRE - Turnamen Mini Soccer Piala Kapolda Papua Tengah tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Nabire resmi ditutup oleh Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si. Kegiatan yang diikuti 36 tim dari berbagai sekolah tersebut berlangsung di Lapangan Sepak Bola Satpolair Polres Nabire, Senin (26/10/2026).
Turnamen ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengembangkan bakat di bidang olahraga, meningkatkan sportivitas, serta mempererat persaudaraan antar sekolah di Kabupaten Nabire.
Dalam kompetisi tersebut, SMP Negeri 1 Nabire Barat berhasil meraih juara pertama, sekaligus membawa pulang piala bergilir. Juara kedua diraih SMP Negeri 5 Nabire, juara ketiga SMP YPK Imanuel, sedangkan juara keempat ditempati SMP Negeri 4 Nabire.
Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, menyampaikan apresiasi kepada panitia, para peserta, pihak sekolah dan masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya turnamen hingga selesai.
Ia mengatakan, kegiatan olahraga seperti ini merupakan salah satu upaya memberikan ruang kepada generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat melalui aktivitas yang positif.
“Terima kasih untuk panitia yang sudah mendukung jalannya event ini. Ini adalah hal baik dari kalian untuk kalian, kami Polda Papua Tengah hanya sebagai fasilitator,” ujar Kapolda dalam sambutannya.
Saat menutup turnamen, Kapolda berharap kompetisi serupa dapat kembali diselenggarakan pada tahun mendatang dengan pelaksanaan yang lebih baik dan partisipasi yang semakin luas.
“Dengan memperebutkan Piala Kapolda Papua Tengah, secara resmi saya nyatakan ditutup. Kita tunggu tahun depan, siapa juaranya!” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Papua Tengah juga mengingatkan para pelajar agar menjauhi aksi tawuran, penyalahgunaan Narkoba, serta berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat merusak masa depan.
Ia mengajak generasi muda untuk memanfaatkan kegiatan olahraga sebagai sarana menyalurkan energi, mengembangkan kemampuan dan membangun karakter yang positif.
“Saya ingin mengajak generasi muda untuk pertama, hindari tawuran. Salurkan hal-hal positif di wadah yang tepat seperti kegiatan olahraga ini. Kemudian hindari Narkoba dan kenakalan remaja lainnya yang mungkin terjadi di lingkungan sekolah,” ungkapnya.
Menurut Kapolda, olahraga bukan hanya menjadi ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga sarana membentuk kedisiplinan, kerja sama, tanggung jawab, serta sikap saling menghargai di kalangan pelajar.
Oleh karena itu, dukungan pihak sekolah, orang tua dan masyarakat sangat diperlukan agar generasi muda dapat terlibat dalam kegiatan yang bermanfaat dan terhindar dari perilaku negatif.
Melihat antusiasme peserta dan masyarakat, Polda Papua Tengah berencana kembali menggelar kegiatan olahraga serupa pada tahun mendatang.

Kapolda juga menyampaikan rencana penyelenggaraan turnamen khusus bagi siswi SMP bertajuk Gala Siswi yang direncanakan berlangsung pada Januari mendatang.
“Januari mendatang kita rencana buat turnamen Gala Siswi antar-SMP. Bapak dan Ibu guru silakan siapkan siswa-siswinya. Untuk turnamen tahun depan, mari kita tingkatkan lagi penyelenggaraannya,” tambahnya.
Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih, Kapolda Papua Tengah turut memberikan piagam penghargaan khusus kepada para pemain dari tim juara.
Berakhirnya Turnamen Mini Soccer Piala Kapolda Papua Tengah di Lapangan Sepak Bola Satpolair Polres Nabire diharapkan dapat memotivasi para pelajar untuk terus mengembangkan potensi di bidang olahraga.
Melalui kegiatan ini, Polda Papua Tengah mendorong lahirnya generasi muda yang berprestasi, menjunjung tinggi sportivitas serta mampu menjauhi tawuran, Narkoba dan berbagai bentuk kenakalan remaja. (luk)
Bagikan artikel ini



