NABIRE - Sebanyak 34 los di dalam Kompleks Pasar (Kompas) Oyehe yang masih bermasalah akan segera ditindaklanjuti oleh pihak Badan Pelayanan Pajak Retribusi Daerah Nabire (BPPRD) Kabupaten Nabire. Sekretaris BPPRD Nabire, Fatmawati, saat memberikan arahan kepada para pedagang mengatakan, kurang lebihnya 34 los yang masih bermasalah ini kami sedang memproses satu persatu. Dimana tempat tersebut masih bermasalah, jika tidak mengikuti ketentuan, maka pihak BPPRD akan mengalihkan kepada orang lain. Lanjutnya, tim BPPRD hanya melakukan tugas apa yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten dalam hal ini Bupati Nabire dan menyerahkan kepada BPPRD, maka kami akan lakukan, karena semua ini demi pembangunan Nabire bukan untuk kepentingan sepihak saja. Dalam melaksanakan urusan pemerintah yang menjadi kewenangan daerah di bidang pendistribusian, perdagangan dan tugas pembantuan yang diberikan kepada Pemerintah Daerah (Pemda). Selanjutnya, pihak BPPRD melakukan upaya penyelamatan mengenai keberadaan pasar rakyat di area pasar Oyehe. Dengan peningkatan profesionalitas dalam pengelolaan, pemberdayaan dan perlindungan kepada para pedagang pasar serta meningkatkan kualitas dan pembenahan terhadap sarana fisik pasar. “BPPRD beri peringatan keras kepada para pengguna fasilitas pasar tersebut agar segera menyelesaikan los pasar yang bermasalah. Kalau tidak diindahkan, langkah selanjutnya, fasilitas ini akan ditarik dan dipindahtangankan ke pihak lain,” tegas Fatmawati. Aturan yang sudah dibuat oleh Pemda melalui BPPRD, maka sebanyak 34 los pasar diharapkan untuk sadar tentang aturan yang ada. BPPRD tidak melarang berjualan didalam area pasar Oyehe, silakan saja anda berjualan tapi yang perlu diingat itu adalah fasilitas Pemda, maka taati aturan bayar hak sewa perbulan.(ris)