Sidang Ketiga Kondusif, Kapolres Apresiasi Edukasi Hukum
“Situasi sampai dengan persidangan selesai berjalan aman dan kondusif. Ini tidak terlepas dari komunikasi serta koordinasi yang dilakukan bersama pihak-pihak terkait,” ujar Kapolres Nabire.
Kanal
Kumpulan berita, laporan, dan liputan terbaru dari kanal Nabire .
16335
Artikel
“Situasi sampai dengan persidangan selesai berjalan aman dan kondusif. Ini tidak terlepas dari komunikasi serta koordinasi yang dilakukan bersama pihak-pihak terkait,” ujar Kapolres Nabire.
JPU menghadirkan dan memeriksa tujuh orang saksi untuk memberikan keterangan terkait perkara yang melibatkan Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH).
“Siapa yang mendalilkan, dialah yang membuktikan. Jaksa mendalilkan Pasal 459 KUHP, maka dia wajib membuktikannya,” ujar Fadly usai mengikuti sidang ketiga di Pengadilan Negeri (PN) Nabire, Kamis (27/8/2026).
Upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan dasar terus digalakkan. PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Nabire sukses merampungkan penyaluran Bantuan Air Bersih Tahap II kepada delapan rumah warga di Kampung Yaro Makmur. Program ini secara resmi telah selesai dilaksanakan pada 15 Agustus 2026.
Sebelum memberikan keterangan, para saksi menjalani pengambilan sumpah sekitar pukul 11.15 WIT di hadapan majelis hakim.
“Salah satu tindakan yang kami lakukan adalah mengurangi jam pelajaran, mewajibkan siswa memakai masker dan sering minum air putih. Kami juga meminta siswa membawa tumbler atau botol air minum,” tutur Suryati kepada media ini.
Kapolres Nabire, AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K., M.H., CPHR, memimpin langsung pelayanan dan pengamanan di Kantor Pengadilan Negeri Nabire terkait pelaksanaan proses persidangan perkara Anak yang Berhadapan dengan Hukum (ABH), Rabu (26/08/2026).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire menggelar rapat koordinasi khusus di aula Inspektorat pada Rabu (26/8/2026), untuk mengatasi dampak musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino yang telah melanda wilayah tersebut selama berbulan-bulan.
Tegas kepala suku Meepago, keinginan masyarakat untuk memperoleh keadilan (keluarga korban) harus dihormati, namun persoalan hukum tidak boleh berkembang menjadi konflik antara suku atau dapat merugikan kedua bela pihak, baik itu keluarga korban maupun keluarga pelaku.
“Menghadapi fenomena El Nino dan meningkatnya potensi Karhutla, diperlukan sinergi yang kuat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, para kepala distrik serta seluruh elemen masyarakat. Pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui pemantauan wilayah, edukasi kepada masyarakat dan respons cepat apabila ditemukan titik atau kejadian kebakaran,” ujarnya.